Hah, Lanjutkan? Oh.. Langsungkan? Bukan... namanya Pulau Lanjukang.Yaa, tidak banyak memang yang tau soal pulau ini. Bahkan, penduduk Makassar saja banyak yang baru mendengarnya. Wajar saja, jarak pulau yang jauh dari kota Makassar, sekitar 3 jam perjalanan laut, ditambah tidak ada transportasi umum ke pulau ini membuat pulau ini "kurang terdengar" dibandingkan dengan pulau lainnya yang sudah populer di Sulawesi Selatan, sebut saja Pulau Liukang Loe, Selayar, atau Pantai Bara, Bira dsb. Tapiiiiii... soal lautnya, bisa diadu ;)
Dannnnn tepatnya 17 Agustus 2016, ya 2 bulan yang lalu, saya bersama teman-teman backpacker merayakan hari kemerdekaan disana. Sekitar 30 orang muda mudi dalam 1 kapal berlayar kesana. Sebenarnya sudah dari tahun lalu ingin kesana tapi baru ini dapat kesempatan, dan dengan biaya Rp125.000 saja kita sudah dapat makan siang, minum, dokumentasi dan tiket pulang pergi kapal :D yeayyyy.
Okeee, jadi kami berangkat jam 8.30 dari pelabuhan Paotere dan sampai disana sekitar jam 11.30. 3 jam di kapal ngapain??? Kamu bisa cerita panjang lebarrrrr dan tidur. Kenapaaaa?? Yahhh, kamu bisa menikmati pembicaraan dengan teman di menit2 awal aja karena harus beradu suara dengan mesin kapal plus ayunan ombak yang aduhai. Oia, di pulau ini tidak ada sinyal 3G apalagi 4G, jadi mending matikan data jadi bisa menghemat baterai.
Setibanya disana, kita langsung mengucap. Well, i've visited many islands in this province but this is the winner. Juaraaaaa birunya. Ga usah berlama2, selesai makan siang express kita langsung buru-buru ga sabar mau bermain air.
Dannnnn tepatnya 17 Agustus 2016, ya 2 bulan yang lalu, saya bersama teman-teman backpacker merayakan hari kemerdekaan disana. Sekitar 30 orang muda mudi dalam 1 kapal berlayar kesana. Sebenarnya sudah dari tahun lalu ingin kesana tapi baru ini dapat kesempatan, dan dengan biaya Rp125.000 saja kita sudah dapat makan siang, minum, dokumentasi dan tiket pulang pergi kapal :D yeayyyy.
Okeee, jadi kami berangkat jam 8.30 dari pelabuhan Paotere dan sampai disana sekitar jam 11.30. 3 jam di kapal ngapain??? Kamu bisa cerita panjang lebarrrrr dan tidur. Kenapaaaa?? Yahhh, kamu bisa menikmati pembicaraan dengan teman di menit2 awal aja karena harus beradu suara dengan mesin kapal plus ayunan ombak yang aduhai. Oia, di pulau ini tidak ada sinyal 3G apalagi 4G, jadi mending matikan data jadi bisa menghemat baterai.
Setibanya disana, kita langsung mengucap. Well, i've visited many islands in this province but this is the winner. Juaraaaaa birunya. Ga usah berlama2, selesai makan siang express kita langsung buru-buru ga sabar mau bermain air.
Batang pohon mati yang banyak ditemukan di Lanjukang
Foto-foto ini hanya diambil dengan kamera hp, no edit no filter. Asli bagusnya! Oia, disini ada mercusuar setinggi sekitar 30 m yang sudah tidak digunakan lagi dan kita bisa naik ke atasnya dan melihat indahnya lanjukang dari atas.
Foto-foto ini hanya diambil dengan kamera hp, no edit no filter. Asli bagusnya! Oia, disini ada mercusuar setinggi sekitar 30 m yang sudah tidak digunakan lagi dan kita bisa naik ke atasnya dan melihat indahnya lanjukang dari atas.
Pemandangan dari atas Mercusuar
Pulau ini pulau yang berpenghuni. Ada keunikan dari penduduk asli pulau ini yaitu berbadan pendek dan bungkuk dengan tinggi sekitar 1,2 m. Ini dikarenakan perkawinan sedarah yang terjadi di pulau ini. Yahhh, dengan membayangkan jauhnya pulau ini dari kota Makassar, hal ini bisa terjadi. Tapi terlepas dari itu, mereka ramah dan baik koq.
Dannnn, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 wita, sudah saatnya kembali, besok masih harus masuk kantor. Sebelum pulang, belum sah rasanya kalau belum mengibarkan bendera merah putih di hari kemerdekaan ini.
Itu dia sekilas perjalanan ke Pulau Lanjukang. Birunya serasa memanggilmu kembali...
Dannnn, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 wita, sudah saatnya kembali, besok masih harus masuk kantor. Sebelum pulang, belum sah rasanya kalau belum mengibarkan bendera merah putih di hari kemerdekaan ini.
Merah Putih selalu di dada
Itu dia sekilas perjalanan ke Pulau Lanjukang. Birunya serasa memanggilmu kembali...


